Jakarta, swarakeadilanbersatu.com – Dunia penegakan hukum di Tanah Air kembali berduka. Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2007–2010, Antasari Azhar, wafat pada Sabtu (8/11/2025).
Informasi meninggalnya Antasari disampaikan oleh kuasa hukumnya, Boyamin Saiman, yang menuturkan bahwa mendiang sempat berjuang melawan penyakit dalam kurun waktu yang cukup lama.
“Beliau memang pernah mengalami sakit cukup panjang, bahkan pernah ada tumor di bagian hidungnya,” ujar Boyamin ketika dikonfirmasi.
Dari data yang diterima, Antasari menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 10.57 WIB. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di kompleks pemakaman San Diego Hills. Salat jenazah akan dilaksanakan ba’da salat Asar.
Antasari yang dikenal sebagai figur tegas dan berani dalam masa kepemimpinannya, memimpin KPK bersama jajaran pimpinan saat itu, yaitu Bibit Samad Rianto, Chandra M Hamzah, Mochamad Jasin, dan Haryono Umar.
Pria kelahiran Pangkal Pinang, 18 Maret 1953 itu, tercatat menjabat sebagai Ketua KPK hingga diberhentikan dengan penetapan resmi pada 11 Oktober 2009. Dalam perjalanan hidupnya, ia juga dikenal sebagai pribadi yang cukup berdedikasi pada penegakan hukum.
Antasari meninggalkan seorang istri, Ida Laksmiwati, serta beberapa putra-putri yang selama ini mendampingi perjuangan hidupnya.
Selamat jalan, Antasari Azhar. Sosok yang pernah mengukir sejarah dalam gerak pemberantasan korupsi Indonesia, kini kembali kepada Sang Pencipta. Semoga karya, jasa, dan dedikasi almarhum menjadi amal terbaik di sisi-Nya. (*)
