Ketua DPD Peradi Bersatu Banten Didamping Para Ketua DPW dan DPC saat pengambilan sumpah Advokat di Pengadilan Tinggi Banten
Banten — Dalam upaya memperkuat soliditas dan kemajuan organisasi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Peradi Bersatu Provinsi Banten terus melakukan langkah-langkah strategis guna memperkokoh sinergi antara pengurus wilayah dan cabang di seluruh daerah Banten.
Ketua DPD Peradi Bersatu Provinsi Banten, Toto Cahyoto, A.P.Kom., S.E., S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya telah beberapa kali mengadakan pertemuan bersama para Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Banten. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas perkembangan organisasi, memperkuat komunikasi internal, serta membangun arah strategis bagi peningkatan peran advokat di wilayah Banten.
“Kami terus berupaya mempererat koordinasi dan sinergi antarpengurus. Kami juga membentuk grup khusus bagi para Ketua DPC dan DPW sebagai jalur komando organisasi, serta grup umum anggota untuk memperkuat kebersamaan dan komunikasi lintas wilayah,” ujar Toto Cahyoto.
Selain memperkuat koordinasi internal, Peradi Bersatu Provinsi Banten juga aktif mengikuti kegiatan penyumpahan advokat di wilayah Pengadilan Tinggi Banten serta tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah kampus hukum. Kerja sama ini diarahkan untuk pengembangan program Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), riset hukum, dan kegiatan akademik lain yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan penegakan hukum di Indonesia.
“Kami tengah menjalin komunikasi intens dengan beberapa universitas di Banten untuk membangun program kolaboratif antara akademisi dan praktisi hukum. Tujuannya, agar mahasiswa hukum memahami praktik hukum secara langsung dan terintegrasi,” tambah Toto.
Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari para pimpinan cabang dan wilayah di bawah naungan Peradi Bersatu Banten.
Ketua DPC Peradi Bersatu Kabupaten Tangerang, Fakhrul Felani, S.H., S.K.M., menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung penuh kebijakan dan program DPD dalam memperkuat posisi organisasi di tengah masyarakat.
“Kami siap mendukung langkah strategis yang ditempuh DPD. Fokus kami adalah penerapan program nyata di masyarakat agar Peradi Bersatu semakin berkibar di Banten, khususnya di Kabupaten Tangerang,” tegas Fakhrul.
Dukungan serupa disampaikan oleh Ketua DPC Peradi Bersatu Kabupaten Lebak, Dika Ratu Marfu’atun, S.H., M.H. Srikandi Peradi Bersatu yang juga seorang dosen di salah satu universitas hukum swasta di Serang ini menilai kerja sama antara organisasi advokat dan kampus adalah langkah visioner untuk kemajuan dunia hukum.
“Sebagai akademisi, saya mendukung penuh rencana DPD untuk membangun kemitraan dengan kampus hukum. Kolaborasi ini penting bagi pelaksanaan PKPA dan peningkatan pemahaman praktisi hukum di kalangan mahasiswa,” ungkap Dika Ratu.
Sementara itu, Ketua DPC Peradi Bersatu Kabupaten Serang, Ahmad Syahrul, S.H., M.H., menekankan pentingnya pembinaan etika profesi dan pemahaman hukum kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial advokat.
“Pengembangan organisasi tidak hanya soal struktur, tetapi juga peningkatan kualitas moral dan empati sosial. Advokat harus sensitif terhadap masalah diskriminasi hukum yang dihadapi masyarakat,” jelas Ahmad Syahrul.
Dari wilayah barat Banten, Ketua DPW Peradi Bersatu Kota Cilegon, Nelson Manik, S.H., M.H., menilai bahwa langkah-langkah konsolidatif yang dilakukan DPD merupakan pondasi penting untuk memperkuat posisi advokat sebagai penegak hukum yang profesional dan berintegritas.
“Konsolidasi dan peningkatan kualitas advokat sangat penting agar kita semakin solid dan mampu berperan aktif dalam memperkuat sistem hukum di daerah,” ujar Nelson.
Dengan semangat kebersamaan dan visi yang selaras, Peradi Bersatu Provinsi Banten berkomitmen untuk terus membangun organisasi yang solid, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat serta dunia hukum di Indonesia.
